Text
Kesan dan Kenangan
Kisah ini terasa kuno karena barangkali bekas yang dahulu dilihat dan dikenang oleh Achdiat K. Mihardja ini sudah lenyap sama sekali. Kalau dahulu, sepanjang perjalanan Achdiat K. Mihardja hanya merasakan kecutnya hati melihat puing-puing kehancuran sisa Perang Dunia II, maka kekecutan hati itu tidak akan pernah muncul
seandainya perjalanan dilakukan sekarang.
Puing-puing itu sudah lenyap dan berganti dengan berbagai hasil karya arsitektur modern yang membuat kita berdecak kagum.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain