La Hami merupakan novel angkatan Balai Pustaka, terbit pada tahun 1953 oleh Balai Pustaka, dan dikarang Marah Rusli. Marah Rusli lahir pada tanggal 7 Agustus 1889 di Padang, Sumatra barat dengan nama lengkap Marah Halim bin Sutan Abu Bakar. Buku ini merupakan karya sastra lama yang menceritakan tentang kehidupan di Pulau Sumbawa. Buku ini berkisah seorang anak Raja yang diculik dan di buang ole…
Dengan membaca buku ini, baik orang tua maupun guru dapat memahami karakter dan problematik yang dihadapi anak dalam belajar. Dengan demikian antara orang tua dan guru dapat bekerja sama mendidik anak bersikap kritis dan aktif sehingga dalam diri anak tumbuh motivasi untuk mengkaji sesuatu, berkreasi, dan berani menghadapi berbagai persoalan yang menimpanya.
Buku ini berisi tentang kisah-kisah orang teladan seperti perilaku-perilaku terpuji mereka. Perjuangan dan pengabdian kepada sang penciptanya, Allah SWT.
Kalian semua tentu tahu bahwa api sangat bermanfaat bagi kehidupan. Dengan api kita dapat memperoleh penerangan dan kehangatan. Api juga dapat kita manfaatkan untuk keperluan sehari-hari seperti memasak. Namun, jika tidak berhati-hati, api yang pada awalnya sangat bersahabat, dapat menimbulkan bencana yang sangat merugikan, misalnya kebakaran. Nah, di dalam buku ini kalian akan belajar banyak …
Aneka perhiasan emas dan perak dihasilkan melalui proses yang panjang. Tangan-tangan terampil pengrajinnya adalah kombinasi dari bakat, pengalaman, olah rasa seni, dan bahan baku yang sesuai. Dalam buku ini diperkenalkan bagaimana cara membuat kerajinan itu hampir secara detail. Baik alat yang dibutuhkan maupuin tahapannya..Namun demikian, bimbingan dan pendampingan dari ahli tetap dianjurkan u…
Buku ini telah diseleksi dan memenuhi syarat untuk dipergunakan dalam pembelajaran pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah serta Pendidikan Agama Islam pada Sekolah dan Pondok Pesantren berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor. Dj I/, 96/2008 Tanggal 8 Juni 2008.
Kisah ini terasa kuno karena barangkali bekas yang dahulu dilihat dan dikenang oleh Achdiat K. Mihardja ini sudah lenyap sama sekali. Kalau dahulu, sepanjang perjalanan Achdiat K. Mihardja hanya merasakan kecutnya hati melihat puing-puing kehancuran sisa Perang Dunia II, maka kekecutan hati itu tidak akan pernah muncul seandainya perjalanan dilakukan sekarang. Puing-puing itu sudah lenyap dan…
Dalam naskah DOR ditemukan berbagai macam benturan karakter antar tokoh dalam menyikapi sebuah kasus. Keadilan yang coba dicari dalam naskah ini selalu terbentur pada berbagai masalah, yang mana menjadi refleksi atas fenomena sosial yang terjadi di dunia nyata. Naskah DOR ini masih ada kaitannya dengan kondisi masyarakat, terutama dengan penegakan hukum dan pencarian keadilan, yang makin tidak …